
Rp. 3,800,000,000 Type : Rumah Cluster : Imperial Golf Estate Alamat : IMP/P.MHKT/12/MAX/TOYO Status Surat : PPJB Kamar Tidur : 4 Kamar Mandi : 3 Garasi : 2 Luas Tanah : 345 m2 Luas Bangunan : 276 m2

Rp. 7,500,000,000 Kategori : Di jual Type : Rumah Cluster : Imperial Golf Estate Alamat : IMP/STR/0038 Status Surat : SHM Kamar Tidur : 4 Kamar Mandi : 3 Garasi : 2 Luas Tanah : 759 m2 Luas Bangunan : 350 m2

Rp. 4,500,000,000 Kategori : Di jual Type : Rumah Cluster : Imperial Golf Estate Alamat : IMP/PRM/002 Status Surat : SHGB Kamar Tidur : 4 Kamar Mandi : 3 Garasi : 1 Luas Tanah : 375 m2 Luas Bangunan : 300 m2

Rp. 600,000,000 Kategori : Di jual Type : Rumah Cluster : Green Valley Alamat : GRV/ALA/8 Status Surat : PPJB Kamar Tidur : 2 Kamar Mandi : 1 Garasi : 0 Luas Tanah : 90 m2 Luas Bangunan : 53 m2
Tentang Sentul City
Tlpne : 081511003511 By Martin Sentul City
I'm a paragraph. Click here to ad
Saham Sentul City Paling Likuid
Laba Bersih Naik Sampai 92%, Saham Sentul City Paling Likuid
Pengembang rumah mewah, PT Sentul City Tbk (BKSL) memasuki babak baru dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari daftar saham paling likuid atau LQ45 untuk periode Agustus 2012 hingga Januari 2013 yang dirilis BEI, pekan lalu, mencatatkan nama BKSL sebagai salah satu emiten properti terlikuid, bersama lima emiten lain yang baru masuk dalam daftar LQ45.
Masuknya Sentul City Tbk dalam daftar LQ45 itu tentu tak lepas dari terus membaiknya kinerja emiten-emiten properti, khususnya pengembang resedensial dan kawasan industri belakangan ini. Sehingga saham-sahamnya banyak diburu oleh investor. Pada semester I/2012 (year-on-year) tercatat laba bersih emiten properti mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan sembilan sektor lain yang tercatat di BEI.
Menurut Teuku Hendry Andrean, Analis dari PT Danpac Securities, saham-saham berbasis properti masih layak dikoleksi karena menjanjikan potensi pertumbuhan pendapatan yang masih tetap terjaga. �Apalagi produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga akhir tahun masih baik,� kata Andrean.
Riki Said, Direktur PT Broad Biz Asia, sebuah perusahaan pengembang perumahan dan bangunan komersial mengatakan, membaiknya kinerja Sentul City itu juga tak lepas dari semakin membaiknya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan yang terus mengembangkan kawasan seluas 3.100 hektar di daerah Sentul Selatan, Bogor-Jawa Barat.
�Berbagai pembenahan yang terus menerus dilakukan, dimana salah satunya melalui konsep city of innovation serta lokasinya yang tidak jauh dari Jakarta, masih menjanjikan penjualan yang cukup tinggi,� kata Riki Said, di Jakarta.
Riki memperkirakan, dengan strategi penjualan yang tepat serta dukungan dana yang memadai, permintaan terhadap rumah di kawasan Sentul City Tbk pada semester II/2012 akan meningkat. �Apalagi ada kebanggaan (proud) dari penghuni yang tinggal di Sentul City,� kata Riki.
Pada kuartal I/2012 Sentul City Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp70,54 miliar. Nilai ini meroket 92% dari capaian periode sama tahun sebelumnya Rp 36,8 miliar. Penjualan bersihnya, perseroan juga tumbuh 64% menjadi Rp155,8 miliar.
Namun demikian, beban pendapatan perseroan juga melonjak lebih besar, yakni 67%. Yaitu dari Rp35,65 miliar menjadi Rp59,94 miliar, sehingga menyebabkan laba kotor perseroan tumbuh sebesar 62% menjadi Rp95,87 miliar.
Laba usahanya perseroan juga menggalami pertumbuhan yang baik, yaitu mencapai 86% menjadi Rp75,05 miliar. Sampai 31 Maret 2012, total asetnya tercatat Rp5,34 triliun dengan utang Rp679,87 miliar.
Sumber: Harian Terbit
Melirik Potensi Bisnis Investasi Properti di Sentul City
Bisnis properti bisa menjadi salah satu bidang yang sangat menjanjikan, apa lagi didukung dengan lokasi yang sangat strategis dengan nilai investasi yang terus meningkat. Saat ini, bisnis properti di Indonesia memang tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setelah booming bisnis investasi properti berupa super blok yang banyak dikembangkan di Jakarta, kini giliran bisnis investasi perumahan di pinggir kota yang kian dilirik oleh para investor. Selain itu, banyak juga kalangan menengah hingga menegah atas dari Jakarta yang melirik properti di pinggir kota. Banyak alasan yang menyertai mereka dalam memilih bisnis investasi properti di pinggiran Jakarta. Dalam hal ini, Sentul City mampu menjadi alternatif pilihan paling tepat bagi anda. dengan agen penjualan berkualitas seperti Million Property (MPRO), properti pinggiran kota ini bisa menjadi pilihan paling menjanjikan dengan nilai investasi yang terus meroket.
Bagi para investor, harga properti di pinggir Jakarta dianggap jauh lebih murah dari pada harga properti di dalam kota Jakarta. Selain itu, nilai investasi di pingir kota juga tak kalah potensialnya dari pada nilai investasi di jakarta. Bahkan, sebagian orang berpendapat bahwa nilai investasi properti di pinggir kota akan jauh melebihi dari yang di dalam kota. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah tingkat kejenuhan orang yang selalu disibukkan dengan rutinitas Jakarta yang selalu memancing emosi. Selain itu, tingkat kemacetan di jakarta yang bisa membuat orang menjadi stress dan depresi. Hal-hal ini lah yang diperkirakan akan mempengaruhi orang untuk keluar dari Jakarta dan tinggal di daerah luar Jakarta yang memiliki potensi yang menawan. Dengan akses langsung yang sangat mudah ke dalam kota melalui tol Jagorawi, anda bisa secara langsung menuju pusat-pusat bisnis di jakarta, seperti SCBD, Tamrin, Semanggi, Senayan, dan titik-titik utama lain di Jakarta.
Bagi para kalangan menengah hingga kalangan atas, properti berupa perumahan di pinggir kota memang bisa menjadi salah satu alternatif pilihan yang sangat berguna bagi anda.Jika anda tertarik untuk memiliki properti pinggir kota, seperti Sentul City, segera hubungi Million Property (MPRO) dan dapatkan informasi selengkap-lengkapnya mengenai Sentul City.
Harga Tanah di Sentul Capai Rp6 Juta/M2
Pengembangan kawasan Sentul, Jawa Barat, yang kian maju disertai peningkatan infrastruktur yang memadai membuat harga jual tanah di wilayah tersebut terus meningkat.
"Untuk kawasan Sentul City saja harga tanahnya mulai Rp3 juta per meter persegi (m2) untuk area non premiun dan yang premium bisa mencapai Rp6 juta per m2," kata Wakil Presiden Direktur Sentul City Andrian Budi Utama usai public expose di Marketing Gallery Sentul City, Jumat (5/10/2012).
Dia mengatakan, per tahunnya rata-rata terjadi peningkatan harga sekira 30-35 persen. Dia mengaku, harga tersebut akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya fasilitas komersial dan infrastruktur lain sebagai penunjang.
"Seperti jalan tol yang memudahkan akses keluar masuk ke Sentul City dan Bogor Ring Road (BRR) yang menjadikan kawasan ini satu kesatuan dengan pusat Kota Bogor," imbuh Andrian.
Bahkan, lanjutnya, Sentul disebut sebagai mutiara yang hilang karena, dianggap sebagai kawasan yang tidak populer. Tapi, sekarang bisa dilihat pengembangan Sentul yang sudah sangat maju.
Menurut Andrian, kemudahan akses mendorong perkembangan kebutuhan akan fasilitas komersial dan rekreasi, serta meningkatkan minat orang untuk memiliki rumah dan tinggal di wilayah ini.
"Selain itu, di Sentul City juga kami menerapkan green area seluas 55 persen dari total lahan pembangunan dan Koefisien Dasar Banguan (KDB) atau batas area bangunannya hanya 45 persen," tandasnya.
Sumber : property.okezone.com
your own text and edit me. I’m a great place for you to tell a story and let your users know a little more about you.